Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Pengertian Korupsi dan Negara yang Menerapkan Hukuman Mati Bagi Para Koruptor

Pengertian Korupsi  | Negara yang Menerapkan Hukuman Mati Bagi Para Koruptor

Diambil dari berbagai sumber Korupsi atau rasuah (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok) adalah tindakan pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu yang secara tidak wajar dan tidak legal menyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan sepihak. 

Dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar memenuhi unsur-unsur sebagai berikut: 

perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana, memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi, dan merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. 

Berbicara tentang hukum bagi para koruptor di Indonesia, masih terbilang cukup lemah. Sehingga masih banyak pejabat-pejabat yang berani melakukan tindakan keji ini.

Korupsi merupakan masalah utama yang harus dihadapi setiap negara. Tak heran, kalau suatu negara banyak pelaku korupsi, maka negara itu akan jatuh miskin. Karena itulah korupsi bisa dianggap sebagai parasit yang harus segera dibasmi.
Namun, di beberapa negara lain ada yang menerapkan hukuman mati bagi para koruptor. Bahkan mereka tak segan-segan mempertontonkan proses eksekusi di depan publik. Tak lain hal itu dilakukan agar para koruptor merasa jera dan tidak berani melakukan tindakan korupsi.



Dilanisr dari berbagai sumber, berikut beberapa negara yang menerapkan hukuman mati bagi para koruptor.


1. Negara yang Menerapkan Hukuman Mati Bagi Para Koruptor yang pertama adalah Singapura

Meskipun negara yang kecil, Singapura termasuk negara maju dengan masyarakatnya yang sejahtera. Selain itu, Singapura termasuk negara dengan tingkat korupsi paling rendah. Tak lain karena hukuman terhadap koruptor adalah kematian.

Vietnam juga termasuk sebagai salah satu negara yang menghukum mati para koruptor. Biasanya hukuman mati diberikan kepada pejabat negara yang terbukti melakukan tindakan korupsi.


Pada tahun 2013 lalu, seorang pejabat pemerintah Quang Khai divonis mati atas korupsi yang dilakukannya. Menurut hukum Vietnam, orang yang korupsi lebih dari Rp 283 juta akan terancan hukuman mati.

Kim Jong-Un, pemimpin negara sosialis-komunis ini ternyata memiliki cara yang mengerikan dalam hal mengeksekusi para koruptor. Hal itu terbukti setelah Kim mengeksekusi pamannya, Jang Song Thaek dengan cara yang keji.


Setelah divonis hukuman mati, Song dijebloskan ke dalam kandang anjing. Di dalam kandang itu, sudah ada 120 ekor anjing herder yang sengaja tidak diberi makan selama lima hari. Ketika anjing-anjing itu mengoyak tubuh sang paman, para pejabat lainnya dipaksa untuk terus menyaksikan drama pembunuhan sadis itu.


Song Thaek dieksekusi mati dengan tuduhan berlapis, seperti korupsi, bermain perempuan dan berniat menggulingkan kekuasaan lewat kepemimpinan di Partai Komunis Korea Utara.


Selain Song, masih banyak pejabat lainnya yang sudah dieksekusi dengan berbagai alasan, bukan hanya karena korupsi.

4. Negara yang Menerapkan Hukuman Mati Bagi Para Koruptor yang keempat adalah Cina

Cina bisa dibilang sebagai negara yang paling banyak melakukan hukuman mati bagi para pejabat-pejabat yang korupsi. Bagi siapapun yang korupsi lebih dari Rp 193 juta, bisa terpidana hukuman mati.


Misalnya saja Menteri Perkeretaapian Cina, Liu Zhijun, yang divonis hukuman mati karena melakukan korupsi sebesar USD 13 juta dari kurun waktu 1986-2011. Selain itu masih banyak koruptor lainnya yang sudah dihukum mati.

Di Taiwan, eksekusi mati diberikan kepada pelaku korupsi, pembunuhan dan penyelundupan obat terlarang. Sebelum tahun 2000 tercatat tingkat hukuman mati yang dilakukan di Taiwan sangat tinggi. Namun, angkanya menurun setelah ada beberapa protes.


Dalam hukun Taiwan, pelaku koruptor yang akan dieksekusi mati hanya untuk orang yang mengambil uang untuk bencana alam atau dana untuk mengatasi krisis ekonomi.
Pada kurun waktu 1994-1999 hukuman mati sudah dilakukan kepada lebih dari seribu orang. Tak hanya korupsi yang dihukum mati, para pembunuh, penyelundupan obat terlarang, dan kejahatan tingkat atas lainnya juga bisa terancan hukuman mati.

Untuk di Indonesia hukuman ringan dan masih mendapat remisi


Hukuman yang ada belum bisa membuat para pejabat takut dengan korupsi, buktinya saja setiap tahun masih banyak para pejabat yang tertangkap melakukan tindakan suap ataupun korupsi. Bahkan tak sedikit pejabat Indonesia yang terkena operasi tangkap tangan saat akan bertransaksi. Maklum, hukuman bagi koruptor masih terbilang ringan. Pengedar narkoba saja dihukum mati, tapi koruptor yang merugikan jutaan rakyat hanya dihukum dalam hitungan tahun dan terkadang mendapatkan remisi atau potongan tahanan

»»  READMORE...

Pengertian dan Proses Terjadinya Gerhana Matahari

Pengertian Gerhana Matahari   |   Proses Terjadinya Gerhana Matahari


Pengertian Gerhana

Gerhana adalah suatu peristiwa fenomena alam yang terjadi di luar angkasa yaitu proses tertutupnya sebuah objek disebabkan adanya benda/objek yang melintas di depannya. Kedua objek yang terlibat dalam gerhana ini memiliki ukuran yang hampir sama jika diamati dari Bumi. Contohnya gerhana Matahari dan gerhana Bulan.

Proses terjadinya gerhana matahari

Gerhana Matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan berukuran lebih kecil dari Matahari, bayangan Bulan mampu dan dapat melindungi cahaya Matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer. Gerhana Matahari dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu: gerhana Matahari total, gerhana Matahari sebagian, dan gerhana Matahari cincin.


Bahaya melihat gerhana matahari secara langsung

Jika kita melihat Gerhana Matahari secara langsung tanpa memakai alat dapat berbahaya bagi mata kita karena dapat membuat retina kita akan rusak bahkan dapat membuat mata rusak secara permanen sehingga dapat mengalami terjadinya kebutaan. Hal ini terjadi karena radiasi yang tinggi namun tidak kelihatan oleh mata kita.
»»  READMORE...

Arti Makna dan Hikmah Hari Raya Idul Adha

Arti Hari Raya Idul Adha  |  Makna Hari Raya Idul Adha  | Hikmah Hari Raya Idul Adha  

 

Arti Hari Raya Idul Adha

Idul Adha adalah sebuah hari raya Islam yang mana pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika nabi Ibrahim (Abraham) mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.  

Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dulhijah, jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Hari ini disertai hari-hari Tasyrik dimana umat Islam diharamkan berpuasa.

Mendekati Hari Raya Idul Adha kita kembali diingatkan pada sebuah kisah luar biasa tentang keimanan, kesabaran dan ketaatan seorang Nabi Ibrahim yang demi perintah Tuhannya rela mengorbankan anaknya Ismail.

Kita semua pasti sudah tau tentang kisah cerita luar biasa dari Nabi Ibrahim yang bermimpi diperintahkan Allah untuk menyembelih Ismail tersebut. Nabi Ismailpun disembelih olehnya, namun Allah menggatikannya dengar seekor domba. Kisah yang sangat luar biasa yang barangkali tidak akan ada seorang pun dari kita yang sanggup menyamai keimanan, kesabaran dan ketaatan Nabi Ibrahim sehingga kisah ini diabadikan dalam Al Quran Surat Ash Shaaffaat Ayat 99-108.

Makna Idul Idul Adha

 Dengan peringataan hari raya idul adha ini kita  diharapkan untuk Menyadari kembali bahwa segala nikmat yg diberikan Allah pada hakikatnaya adl sebagai cobaan atau ujian. Apabila ni’mat itu diminta kembali oleh yg memberi maka manusia tidak dapat berbuat apa-apa.


Menyembelih hewan kurban dan kemudian membagikan kepada fakir miskin dan kaum dhua’fa tentu merupakan amal kebajikan yang mempunyai implikasi social yang cukup berarti. Daging-daging hewan kurban yang kita bagikan pada saat hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyrik akan merupakan nikmat bagi saudara-saudara kita yang hampir tidak pernah mengonsumsi daging, karena mungkin bagi mereka daging adalah menu yang terlalu mewah. 

Disamping itu, daging hewan kurban yang dibagikan adalah sebagai bentuk rasa empati, simpati serta kepedulian kita kepada masyarakat yang berhak, kaum lemah, kaum papa, yatim-piatu, dan fakir-miskin tanpa membedakan serta melihat mereka beragama, bersuku, berbangsa, dan berwarna kulit apa. Dengan demikian, idhul Adha juga merupakan ritual yang diharapkan berdampak sosial positif bagi semua kalangan.

 Hikmah Idul Adha

Namun, yang lebih penting dari hari raya Idul adhha adalah bukan penyembelihan dan pembagian daging kurban itu sendiri, tetapi kepedulian dan kesadaran kita untuk mau berbagi kepada sesama adalah wujud dari ketakwaan kita kepada Allah. 

Dengan demikian, sifat berkorban adalah sifat keharusan bagi setiap insan. Sehingga, kesadaran untuk kembali kepada sifat ini merupakan suatu keharusan pula.


Mudah-mudahan Arti Makna dan Hikmah  hari Raya Idul Adha ini dapat menambah pemahaman kita dan memberi nilai baru dalam memaknai dan mengambil hikmah dibalik sebuah ritual ibadah.
»»  READMORE...